angin membawa serta angan ini
sepertinya dia takkan kembali
dengan lembut berdiri
bergerak menjauhi pagi
embun ikut serta matahari meninggi
dedaun tiada lagi bermahkota
beranting lara duka
bagai seonggok pohon mati
katanya pagi ini buta
jawabku ini kesiangan
lirihnya aku kan abadi
dipuncak maha suci
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
0 komentar:
Posting Komentar