salam cintailah cinta

terlambat

| Jumat
angin membawa serta angan ini
sepertinya dia takkan kembali
dengan lembut berdiri
bergerak menjauhi pagi

embun ikut serta matahari meninggi
dedaun tiada lagi bermahkota
beranting lara duka
bagai seonggok pohon mati

katanya pagi ini buta
jawabku ini kesiangan
lirihnya aku kan abadi
dipuncak maha suci

0 komentar:

Posting Komentar