salam cintailah cinta

wajah

| Rabu
biar sejenak,
aku menunggu waktu yang berlalu
pada angin lalu kan,
aku kabarkan duka itu

bagaimana bisa,
wajahmu sahabat datang disetiap malam
mengganggu awal terpajamku
mengganti dingin dengan rindu

masihkah kau sisakan,
tanda tanya yang kami raba
segala hal yang tak kami sangka
kepadamu bersama hilangmu

0 komentar:

Posting Komentar